Kontainer Mahal, Eksportir Dianjurkan Pindah ke Jalur Udara

·

·

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyarankan eksportir usaha kecil dan menengah (UKM), khususnya yang mengirimkan produk berukuran kecil atau ringan beralih ke pengiriman melalui jalur udara, karena tarif pengiriman ekspor jalur laut mengalami kenaikan cukup tinggi.

Menurut Lutfi, sebagaimana dikutip dari Kumparan Minggu (03/10/21), saat ini tarif pengiriman barang ekspor melalui jalur laut mengalami peningkatan lima hingga 10 kali lipat dari sebelumnya, menjadi US$ 10.000—US$ 20.000 per kontainer, dan pengiriman ekspor melalui jalur udara bisa menjadi alternatif mengingat adanya penurunan angka penumpang pesawat. Sementara, maskapai harus tetap terbang dengan membawa muatan kargo.

Kenaikan biaya pengapalan sendiri telah dirasakan eksportir sejak akhir 2020, terutama untuk pengiriman lintas benua seperti ke Amerika Serikat dan Eropa. Biaya pengapalan kontainer berukuran 40 kaki untuk tujuan Amerika Serikat per Agustus 2021 mencapai US$21.500, naik 838% dibandingkan dengan Agustus 2020 sebesar US$4.000 per kontainer.

Sementara untuk rute Cina, negara Asia lain dan Asia Tenggara tidak terlalu signifikan karena perdagangan dua arah masih terjadi.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *